Perhatikan Hal Ini Jika Masuk Kantor di Saat New Normal

Sebelum karyawan masuk kantor dan menjalani aktivitas seperti biasanya saat new normal, perusahaan perlu memiliki prosedur safety. Areal perkantoran yang sudah tidak ditempati dengan jangka waktu lama akibat karyawan bekerja dari rumah atau work from home tentu harus dibersihkan dan steril.

Perusahaan juga perlu melakukan serangkaian pemeriksaan kepada karyawan untuk memastikan keselamatan karyawan lain agar tidak tertular COVID-19. Berikut ini beberapa prosedur SOP protokol kesehatan di kantor saat new normal yang bisa dilakukan:

Saat Masuk Kantor Perhatikan Kebersihan Sanitasi Kantor:

Pastikan sanitasi kantor dibersihkan sebelum kantor dibuka kembali.

Pastikan persediaan pembersih seperti sabun dan hand sanitizer hingga masker cukup.

Menyediakan fasilitas bagi karyawan untuk mencuci tangan di pintu masuk.

Rutin mengontrol ruang sanitasi terutama yang sering digunakan karyawan seperti ruang pertemuan, ruang olahraga / ruang ganti & toilet.

Saat Masuk Kantor Cek Kondisi Karyawan:

Pastikan karyawan yang bekerja bukanlah mereka yang tinggal di zona merah selama 3 minggu terakhir. Untuk mendapatkan informasi tersebut, gunakan survei HRIS yang dimiliki perusahaan Anda. 

Larang karyawan dengan suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius masuk kantor.

Larang juga karyawan yang memiliki gejala seperti demam, nyeri tenggorokan, batuk, pilek, sesak nafas untuk masuk kantor.

Bikin pedoman COVID-19 yaitu dengan menggunakan poster tentang gejala mereka yang tertular COVID-19 dan butuh karantina.

Batasi pengunjung atau tamu

Melatih karyawan hidup bersih dengan membagikan tips bagaimana cara hidup yang bersih dan melakukan pengamanan diri dengan physical distancing.

Pengaturan Area Perkantoran:

Atur ulang kapasitas ruang kerja dengan memperhatikan physical distancing dimana diatur jarak aman antar karyawan yaitu 2 meter. Selain itu, jumlah karyawan yang bekerja di kantor harus dibatasi.

Jangan ragu untuk menutup beberapa ruangan dengan cara mengidentifikasi beberapa area perkantoran yang menarik orang berkumpul untuk ditutup sementara atau digunakan menjadi area lain. Misalnya kantin dan area gym.

Siapkan sarana informasi yang bisa membantu pertanyaan karyawan tentang diagnosis gejala apapun.

Sediakan zona semprotan disinfektan terutama di area masuk karyawan.

Menyediakan infrastruktur transportasi khusus bagi karyawan yang biasa menggunakan transportasi umum. Perusahaan bisa menyediakan transportasi khusus yang memastikan keamanan kesehatan karyawan.

Tips Tambahan:

Selain melakukan langkah-langkah di atas, perusahaan perlu membuat survei terlebih dahulu untuk mendapatkan data karyawan seperti kondisi kesehatan, identitas anggota keluarga, dan lokasi tempat tinggal untuk bisa mengetahui apakah karyawan tersebut rentan menularkan Virus Corona atau tidak.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *