3 Kesalahan Finansial Para Fresh Graduate yang Berbahaya buat Masa Depan

uang-digital
Uang Digital

Gak semua fresh graduate memiliki pemahaman seputar manajemen keuangan yang cukup baik. Hal itu disebabkan karena pendidikan yang satu ini memang sangat langka di bangku kuliah. 

Oleh karena itu, besar kemungkinan bagi mereka untuk membuat kesalahan seputar finansial yang bisa berdampak pada masa depannya nanti.

Buat kamu yang baru saja lulus dan baru melamar atau sudah mendapatkan pekerjaan pertamamu, ada baiknya untuk menyikapi berbagai kesalahan finansial digital yang dimaksud.

1. Gak pede nego gaji

Pengalaman memang penting, tapi patut diketahui juga bahwa gak semua perusahaan itu baik dan mau menghargai para mahasiswa yang baru lulus lho. Sebagai orang yang belum punya pengalaman kerja, dapat gaji layak itu adalah “hak.” Hal tersebut bisa menjadi kesalahan finansial yang sering kali terjadi.

Ketahuilah berapa besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) di tempat kamu tinggal. Usahakan untuk mendapatkan gaji di atas UMP.

Ketika di pekerjaan pertamamu kamu menerima gaji yang kecil. Maka hal itu bisa berdampak buruk ke depannya, ketika kamu melamar pekerjaan di tempat lain.

2. Biaya gaya hidup naik

Waktu kuliah mungkin hidup serba terbatas, gak bisa minta uang jajan lebih ke orangtua, harus ngirit buat pengeluaran, dan lainnya.

Berhubung sekarang sudah punya penghasilan sendiri, apapun bisa dibeli sampai kalap. Gak cuma hobi, melainkan harga outfitnya pun makin mahal. 

Selama jumlah pengeluaran itu gak melebihi 10 persen dari total penghasilan bulanan, mungkin aman-aman saja. Tapi kalau pengeluaran yang satu ini bikin tekor tiap bulan, waspadalah. Bisa jadi ini adalah sebuah kesalahan finansial.

Uang yang kamu keluarkan untuk gaya hidup itu akan hilang begitu saja. Gak bakal bertambah seperti investasi. 

3. Gaji ludes di tanggal tua

Seringkali, hal ini terjadi gak cuma bagi fresh graduate, melainkan karyawan kantoran lainnya. Faktornya pun beragam, ada yang karena kebutuhan sehari-hari, ada juga yang karena gaya hidup.

Ketika gaji sudah ludes, kamu kehilangan dana darurat yang sangat berguna untuk keperluan mendesakmu. Sebut saja seperti biaya pengobatan keluarga, dan lainnya.

Bila memang kamu masih sulit menabung saat pertama kali kerja, gak salah kok untuk memanfaatkan fitur autodebet di tabunganmu. Autodebet di sini maksudnya adalah pemotongan rutin sejumlah besar uang dari tabunganmu untuk dialirkan ke rekening tabungan rencanamu, dengan nominal yang disepakati sebelumnya dengan pihak bank. Tujuannya adalah untuk mendapatkan nominal dana darurat yang ideal dan mencegah kesalahan finansial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *