Begini 4 Cara Menghemat Uang Bulanan yang Ga Nyiksa

uang-elektronik
Uang Elektronik

Cara menghemat uang memang bisa dibilang susah-susah gampang. Kalau dibilang susah, banyak orang berhasil menekan pengeluaran. Tapi kalau dibilang gampang, nyatanya tak sedikit orang gagal berkali-kali menyisihkan uang untuk berhemat.

Kalau kamu masih terus mengikuti nafsu impulsifmu, jangan pernah berharap bisa punya uang buat berangkat umrah. Bisa-bisa malah kamu yang terjerat utang kalau menjalankan gaya hidup hedon!

Untuk itu, kami ingin memberikan beberapa cara menghemat uang bulanan yang gak menyiksa dan bikin kantongmu tebal terus. Yuk, simak lima caranya di bawah ini:

1. Membuat anggaran

Cara menghemat uang yang pertama adalah, membuat anggaran bulanan dengan jelas.

Misalnya, apa saja pengeluaran pasif yang pasti kamu keluarkan setiap bulan. Seperti bayar cicilan mobil atau bayar listrik dan air untuk bantu orang rumah.

Dengan anggaran bulanan yang ketat, kamu akan terpacu fokus menjalankan perencanaan keuangan yang sudah dianggarkan hingga akhirnya bisa menghemat pengeluaran bulanan.

2. Langsung sisihkan pendapatan

Jika sudah membuat anggaran bulanan, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah langsung menyisihkan pendapatan saat gajian.

Dengan begitu, kamu jadi gak punya alasan untuk menunda penggunaan uang untuk pos-pos yang sudah ditetapkan.

Pasalnya, tak sedikit orang langsung merasa ‘tajir’ saat gajian. Ada yang langsung belanja baju atau bahkan traktir makan teman-teman. Ujung-ujungnya keuanganmu pun jadi amburadul. Kalau kamu terus boros seperti itu, jangan heran jika masa depanmu bakal suram.

3. Catat setiap pengeluaran

Sudah menghemat pengeluaran tapi kok uang masih ludes saja. Nah, itulah pentingnya kamu mencatat setiap uang yang sudah dikeluarkan.

Dengan begitu, kamu jadi tahu kemana larinya uang-uang kamu dan bisa lebih menekan pengeluaran yang gak penting.

Karena itu, mulai sekarang siapkan buku kecil dan catat setiap uang yang keluar dari kantong dan rekening kamu. Kalau perlu, bikin seperti jurnal agar lebih mudah dibacanya setelah akhir bulan.

4. Fokus pada kebutuhan, bukan keinginan

Banyak orang tidak bisa berhemat karena mengeluarkan uang demi membeli barang yang mereka inginkan, bukan yang dibutuhkan.

Karena itu, sebelum mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu, sebaiknya pikirkan terlebih dahulu apakah barang itu benar-benar kamu butuhkan. Kalau hanya keinginan, mending tahan diri deh! Itu juga kalau kamu hidup nyaman saat tua ya.

3 Cara Mudah dalam Mendapatkan Modal Usaha

uang-elektronik
Uang Elektronik

Modal usaha kadang sering sekali dijadikan faktor penghambat seseorang untuk berani membuka bisnis sendiri. Banyak yang berpikiran bahwa modal besar adalah kunci keberhasilan.

Terlepas dari modal kecil ataupun modal besar, banyak juga yang bingung gimana cara mendapatkan modal usaha. Apalagi cuman usaha sampingan yang dijalankan kalau ada waktu luang saja. Untuk bisa menjawab keraguanmu itu, simak dulu, beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha.

1. Dari tabungan

Sesuai namanya, usaha sampingan hanyalah sebuah proyek waktu luang saja untuk menambah pundi-pundi pendapatan. Biasanya dijalankan oleh ibu rumah tangga, atau pekerja kantoran yang sudah memiliki pendapatan tetap setiap bulannya.

Nah bagi mereka, modal untuk membuka usaha bisa dimulai dari mengerahkan duit tabungan.

Caranya, sisihkan berapa persen gajimu untuk pos usaha. Lalu kalau sudah terkumpul banyak, tinggal mulai deh usahanya. Tapi kelemahannya untuk metode ini, kamu harus menunggu lama hingga uangnya mencukupi untuk modal. Sementara keuntungannya, kamu gak memiliki tanggungan ke pihak lain karena bukan modal pinjaman.

2. Menjual atau menggadaikan harta pribadi

Membuka usaha sampingan bukanlah hal yang menyenangkan. Apalagi jika masih awal. Kalian harus susah payah dan bekerja keras untuk mengembangkannya. Gak heran kalau terkadang kamu harus mengorbankan segalanya, mulai dari waktu sampai harta.

Dalam mencari modal misalnya, kalau kamu gak ada tabungan, tapi berkeinginan keras untuk menjalankan bisnis apapun pasti bakal dilakukan. Cara alternatif tercepatnya untuk mendapatkan modal yang cukup adalah dengan menjual barang-barang berharga atau menggadaikannya. Barang berharga bisa berupa perhiasan, alat elektronik, kendaraan atau lain-lainnya.

Karena cara ini diraih dengang mengorbankan aset berharga, maka kamu harus pergunakan uangnya seefisien mungkin untuk modal usaha.

3. Ajak rekan bisnis

Kalau kamu sedang kekurangan modal usaha, cobalah ajak temanmu untuk bergabung. Jadikan dia rekan bisnis yang sama-sama saling menguntungkan. Carilah teman yang memiliki minat dan selera yang sama agar dapat menjalankan usaha secara bersama-sama dan selaras.

Tawarkan dia keuntungan yang menjanjikan, misalnya sebagai investor dengan sistem mendapatkan keuntungan beberapa persen. Atau bisa juga dengan meminta dia untuk ikut terjun langsung menjalankan usaha dengan sistem bagi hasil.

Kartu Kredit Hilang? Segera Lakukan 5 Cara Mudah Ini

uang-elektronik
Uang Elektronik

Hal pertama begitu kamu menyadari kartu kredit hilang, pasti kepanikan yang luar biasa. Bagaimana tidak, pasalnya kartu tersebut sangat rentan disalahgunakan oleh orang lain. Bayang-bayang kartu kredit jatuh ke tangan orang tidak bertanggung jawab pun akan selalu menghantui.

Nah, daripada kamu terus-terusan panik tanpa berbuat apapun, lebih baik lakukan beberapa hal ini.

1. Mengingat kembali tujuan bepergian hari itu

Hal pertama pastinya kamu harus mengingat kembali kemana saja lokasi yang didatangi. Urut satu persatu agar memudahkan kamu merinci kemana saja menggunakan kartu kredit tersebut sebagai alat pembayaran. 

Atau malah, bisa jadi kartu itu jatuh dari saku celana. Jika kamu kembali merunut ke jalan yang telah dilewati, barangkali kartu tersebut masih ada disana. Datangi sekali lagi tempat tersebut, manakala kamu bisa menemukannya. 

2. Mengingat setiap transaksi

Coba ingat-ingat kembali kamu menggunakan kartu kredit tersebut untuk transaksi apa saja. Dengan begitu bisa kamu runut satu-satu, dan kemudian menelepon pusat perbelanjaan apakah melihat kartu tersebut jatuh atau tertinggal. 

Bisa juga kamu mendatangi gerai merchant yang terakhir kali dikunjungi. Siapa tahu kartu kredit kamu memang tertinggal di sana.

3. Telepon Bank

Jika dua cara di atas sudah dilakukan namun belum membuahkan hasil, segera telepon bank penerbit kartu kredit. Laporkan kalau kartu kreditmu hilang sehingga bank bisa memproses pemblokirannya. 

Hal ini tentu untuk mencegah hal tidak diinginkan terjadi. Jika tidak dengan segera melaporkannya, takut banyak transaksi yang sudah dilakukan orang jahat terhadap kartumu itu. 

4. Ajukan kartu kredit baru

Kamu perlu mengajukan pembuatan kartu kredit yang baru. Pembuatan kartu kredit baru bisa dilakukan di bank penerbit lama. Kamu wajib mengisi kembali formulir pendaftaran dan melengkapi syarat pembuatan tersebut. Sama ketika kamu baru saja membuatnya untuk pertama kalinya. 

5. Tenang

Jika segala sesuatu dilakukan dengan tenang, pasti semua akan berjalan lancar. Panik memang saat mengetahui kartu kredit Anda telah hilang. Apalagi jika sudah ada transaksi yang dilakukan oleh orang yang menemukan kartumu itu. 

Tetapi anggap saja ini teguran atas kecerobohan dalam menyimpan kartu kredit. Daripada kamu panik berkepanjangan, ada baiknya diselesaikan pelan, tenang dan hati-hati. 

4 Cara Nagih Utang ke Teman atau Saudara tanpa Rasa Bersalah

uang-elektronik
Uang Elektronik

Mau nagih utang ke teman atau saudara tapi gak enak? Jangan biarkan piutang yang kamu miliki jadi kerugian di kemudian hari.

Gimana juga utang tetaplah utang, terlepas dari yang ngutang siapa. Dan gak sedikit juga teman kita yang pura-pura amnesia atau lupa ingatan ketika utang itu ditagih

Buat kamu yang berada di posisi seperti ini, jangan patah arang ya dalam urusan nagih utang. Jika kamu gak enakan, gunakan saja lima kalimat ini ketika ingin nagih utang.

1. Bilang saja butuh uang bayar tagihan kartu kredit atau cicilan lain

Gak enak nagih utang dari teman dan saudara? Tagih saja di pertengahan bulan dengan bilang kalau tagihan kartu kreditmu sudah keluar dan kamu harus membayarnya.

Ketika mereka mendengar kalimat ini, mereka tentu tahu bahwasannya mereka telah berutang kepada orang yang juga punya utang. Nah, masa tetap gak mau balikin duit sih.

2. Harus transfer uang bulanan ke keluarga serumah

Kalau sudah urusan keluarga, sebut saja seperti ngirim uang ke orangtua atau sanak saudara lain, logikanya mereka yang berutang akan segera melunasinya. Jika tidak, jelas orang itu gak tahu diri.

Gunakan saja alasan ini ketika nagih hutang ke dia. Dan jangan lupa, tanyakan juga kapan mau ditransfer.

3. Butuh uang untuk makan sehari-hari

Kebutuhan sehari-hari emang gak sedikit, apalagi generasi milenial Jakarta juga punya gaya hidup yang cukup mahal. Gak heran kan kalau kadang di tanggal tua udah pada makan mie instan semua.

Nah, gunakan saja alasan ini. Bilang ke dia bahwa bulan ini adalah bulan terberat lantaran pengeluaranmu cukup besar. Dan kamu pun kekurangan uang buat makan, masa sih tetap mau nunda bayar utang.

4. Butuh uang untuk anggota keluarga yang lagi sakit

Bukan maksudnya mau nyumpahin keluarga kita sakit, tapi nagih utang juga wajib. So, berbohong demi kebaikan tampaknya harus dilakukan. Apalagi jika jumlah utang teman dan saudaramu cukup besar.

Namun sebelumnya, bicarakanlah dulu dengan orang rumah bahwa kamu terpaksa menggunakan cara ini mengingat kamu memiliki piutang. Dan kamu gak punya formula lain untuk menagih utang ke dia.

Masih gak berhasil juga? Lakukan hal yang tertera di poin ke lima.

3 Langkah Mudah Mempersiapkan Pensiun Dini

uang-online
Uang Online

Tak sedikit orang yang memilih untuk pensiun dini dengan berbagai alasan, mulai dari jarak rumah dan kantor yang jauh hingga merasa sudah cukup kerja berpuluh-puluh tahun dan waktunya menikmati hari tua.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan pensiun dini sebaiknya kamu mempersiapkan beberapa hal agar tetap hidup nyaman di kemudian hari.

Apa saja itu? Berikut lima di antaranya:

1. Menentukan target

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika berniat untuk pensiun dini adalah dengan menentukan target. Misalnya, di usia 45 tahun atau 50 tahun harus sudah tak bekerja.

Dengan menentukan target, kamu bisa mulai memperkirakan berapa uang yang harus ditabung setiap bulannya untuk mencapai pensiunan yang bahagia.

Misalnya, saat ini usia kamu 25 tahun dan ingin pensiun di usia 50 tahun. Maka masih ada waktu 25 tahun untuk mempersiapkan dana pensiun dengan gaji sekarang sebesar 10 juta rupiah.

Jika menerapkan sistem 50/20/30, maka dalam satu bulan kamu harus menyisihkan uang Rp 2 juta untuk di tabung. Jadi, semakin besar penghasilan yang kamu peroleh, maka semakin banyak juga jumlah uang yang harus ditabung.

2. Mempersiapkan dana keperluan anak

Saat sudah menikah dan memiliki anak, maka kamu tentu harus menyiapkan bujet ekstra untuk memenuhi segala keperluan anak, terutama pendidikan. Apalagi biaya pendidikan semakin mahal, karena itu kamu harus memiliki tabungan terpisah khusus untuk anak.

Selain itu, kamu juga bisa membeli asuransi pendidikan agar pendidikan anak tetap terjamin hingga perguruan tinggi. Ingat, pendidikan itu sangat penting lho untuk masa depan sang buah hati.

3. Menghitung utang

Utang memang tak bisa dipisahkan oleh manusia. Bahkan para selebriti hingga konglomerat aja pasti memiliki utang. Misalnya aja utang cicilan rumah, kendaraan, kartu kredit dan lainnya.

Karena itu, kamu harus menghitung semua utang yang kamu miliki. Misalnya kamu cicil rumah selama 15 tahun sebesar 5 juta rupiah. Sementara penghasilanmu di angka Rp 15 juta. Maka, kamu hanya memiliki sisa uang Rp 10 juta yang belum dibagi ke pos-pos pengeluaran lainnya.

Tapi seberapa besar pengeluaranmu setiap bulan, kamu tetap harus mematok angka untuk ditabung setiap bulan dan harus konsisten agar tujuanmu pensiun dini tercapai.

Tips Menghemat Gaji dalam Sebulan, Yuk Buktikan!

uang-online
Uang Online

Gaji yang terbatas butuh diatur agar pas sebulan. Itu dilakukan agar kita tidak perlu hidup pas-pasan saat tengah bulan. 

Charles Caleb Colton mengingatkan, pendapatan alias gaji ibarat sepatu. Kalau terlalu kecil, penghasilan bisa menjepitmu. Sebaliknya, penghasilan yang besar mungkin membuat kamu tersandung dalam perjalanan. 

Nah, agar gaji yang diperoleh bisa pas selama sebulan, berikut lima cara menghemat gaji yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Susun Skala Prioritas dan Anggaran Bulanan

Hal pertama yang dapat dilakukan menghemat gaji di awal bulan ialah, membuat catatan skala prioritas. Dengan menentukan prioritas, kamu lebih mudah mengatur penggunaan uang. Pastinya, alokasi penghasilan menjadi jelas dan terarah. Jadi, jangan sampai uang mengendalikanmu. 

Seperti kata Alistair Darling, uang diciptakan sebagai pelayan, bukan tuan atau ekonomi yang sebenarnya.

Setelah selesai, giliranmu untuk menerapkannya. Berarti, hal-hal di dalam prioritas itulah yang seharusnya diutamakan. 

Buat Jadwal Belanja 

Menghemat gaji bukan berarti kamu tidak bisa belanja atau shopping di mal, ya. Supaya kegiatan itu tetap dapat berjalan, buatlah jadwal shopping yang rutin. 

Kalau bujetmu masih sisa, bisa melakukan shopping sampai empat kali dalam sebulan. Sebaliknya, jika gaji terbatas, upayakan tidak lebih dari dua kali belanja.

Berkomitmen Tidak Menghabiskan Gaji Lebih dari 70%

Komitmen berawal dari kebiasaan. Uang akan membentuk tabiat, pola hidup, serta karakter kamu. Kalau kata Francis Bacon, uang sebenarnya hamba yang baik. Namun, tuan lah yang memiliki kebiasaan buruk.

Untuk simulasi dalam komitmenmu, coba sisakan 30 persen gaji untuk menabung. Tidak peduli berapa besar gaji kamu, nominal 30 persen itu harus masuk ke dalam tabungan. 

Misalnya, kamu mendapatkan penghasilan Rp 3 juta sebulan. Berarti, jumlah tabunganmu Rp 3 juta dikalikan 30 persen. Hasilnya sebesar Rp 900 ribu per bulan. Dengan demikian, kamu dapat menghemat gaji.

Tolak Kartu Kredit

Tawaran berhutang sering kali menggoda, apalagi dengan iming-iming unlimited. Tapi, sadarkah kamu? Kartu untuk kredit bisa menjerumuskan dalam kerugian finansial. T. Harv Eker pernah mengatakan; sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit untuk menghemat gaji.

Kartu kredit umpama pisau bermata dua. Suatu waktu mungkin bisa menyelamatkan; tapi di lain kesempatan malah menjebakmu dalam tagihan utang.

5 Bank untuk Pinjam Uang Online dengan Gaji Kecil

uang-online
Uang Online

Meski terbilang mudah, pinjam uang online tetap mensyaratkan minimal gaji untuk pemohonnya. Tapi tenang, gaji kecil pun masih bisa melakukan pinjam uang online.

Tapi di daerah lain tidak demikian. Begitu juga buat pekerja informal yang ketentuan gajinya gak mengikuti aturan pemerintah.

Nah, makanya penting untuk mengetahui bank yang punya program pinjaman online bagi mereka yang punya gaji kecil. Berikut ini bank tersebut:

1. Bank Permata

Pinjam uang online di Bank Permata berupa kredit tanpa agunan (KTA). KTA Permata maksimal 300 juta. Adapun tenornya sampai 36 bulan.

Salah satu syaratnya sih ada kepemilikan kartu berhutang selama 12 bulan. Tapi syarat ini dapat dinegosiasikan bila kamu bekerja di perusahaan yang bonafide, apalagi bila satu grup dengan Bank Permata.

2. Bank Mandiri

KTA Mandiri juga gak perlu penghasilan lebih dari 3 juta. Bahkan gaji 2,5 juta juga bisa kalau kantor kamu transfer gaji per bulan via Mandiri. Namun batas maksimal pinjaman hanya 200 juta.

Bila gaji tiap bulan dibayar via Mandiri, kamu bisa mendapat tenor hingga lima tahun. Tapi kalau payroll bukan Mandiri, periode cicilan hanya tiga tahun.

3. Bank BNI

KTA BNI bernama BNI Fleksi. Tenornya bisa sampai lima tahun. Kalau payroll lewat BNI, bisa pinjam sampai 100 juta. Tapi bila tidak, hanya 50 juta.

Bagusnya, gak perlu pakai kartu kredit sebagai syarat KTA BNI. Siapkan saja NPWP dan berkas identitas pribadi seperti KTP.

4. Maybank-BII

Ada BII PITA dari Maybank buat kita yang bergaji di bawah 3 juta. Malah kalau gaji Rp 2,5 juta juga masih bisa mengakses KTA BII ini.

Tapi ada syarat kepemilikan kartu untuk kredit selama 24 bulan dengan limit 5 juta. Bisa dicoba deh untuk negosiasi soal syarat kartu kredit ini. Gak ada biaya admin KTA-nya juga lho.

5. Amar Bank

Nah, ini dia bank yang lain dari lainnya. Amar Bank punya program KTA Tunaiku. Gak pakai kartu kredit, gak pakai jaminan, pinjaman bisa cair.

Biaya pelunasan dipercepat pun gak ada. Minimal pendapatan? 1 juta saja. Sangat menarik, tapi sayangnya batas maksimal pinjaman cuma 15 juta.

5 Alasan Kenapa Anak Millennial Hobi Belanja Online

uang-online
Uang Online

Fenomena belanja online di Indonesia kian populer, ditambah dengan pesatnya pertumbuhan pelaku industri e-commerce.

Dalam risetnya, MarkPlus memaparkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat kalangan usia muda gemar sekali melakukan belanja online.

1. Banyak Promo

Salah satu yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk belanja online adalah banyaknya promosi yang dilakukan oleh para pelaku industri e-commerce di Indonesia.

Para e-commerce berlomba-lomba menggelar promosi dengan segala kemudahannya dan menarik minat konsumen. Contohnya seperti flash sale, gratis ongkos kirim, hingga penukaran poin atau reward dengan hadiah atau potongan harga.

2. Harga Murah

Faktor kedua yang membuat masyarakat kian gemar melakukan belanja online adalah selisih harga yang lebih murah dibandingkan dengan toko atau pusat perbelanjaan.

Selisih harga ini terjadi karena minimnya rantai perdagangan di e-commerce. Sebab dalam situs jual beli online biasanya produk yang dijual langsung dari produsen atau pabrik atau distributor pertama. Hal inilah yang membuat selisih harga produk di toko online lebih murah.

3. Reputasi Baik

Faktor ketiga dalam membentuk sebuah perilaku masyarakat yang berbelanja online adalah adanya reputasi yang baik di e-commerce itu sendiri. Hal ini akan membuat konsumen semakin percaya dan yakin bahwa sistem pada e-commerce tersebut menjamin sebuah keamanan dan transaksi konsumen hingga terjaganya data konsumen.

4. Metode Pembayaran Beragam

Faktor keempat adalah tidak adanya batas metode pembayaran pada e-commerce. Konsumen bisa dengan mudah memilih metode pembayaran yang diinginkan dan sesuai dengan rekening bank miliknya.

Pilihan yang beragam mulai dari bank transfer, kartu kredit, cicilan nol persen, cash on delivery, hingga pembayaran melalui gerai minimarket menjadi nilai lebih bagi e-commerce.

5. Pengiriman Barang Cepat

Faktor kelima yang membuat konsumen membelanjakan uangmya pada e-commerce adalah pengiriman pesanan atau barang yang relatif lebih cepat.

Pilihan jasa kurir yang beragam dan konsumen juga bisa memilih jangka waktu pengiriman, hingga pengiriman yang tersedia atau menjangkau lokasinya.

Saat ini pun e-commerce juga telah menyediakan pengiriman dalam satu hari atau same day yang bekerja sama dengan penyelenggara transportasi online Gojek dan Grab.

Gajian di Tanggal Muda? Lakuin 5 Hal Ini Yuk Biar Mapan!

uang-online
Uang Online

Wuih sudah gajian nih. Mumpung masih tanggal muda di awal, dan duit masih banyak di rekening, enaknya dipakai buat apa ya? Belanja atau makan-makan di resto mewah?

Awas, godaan di tanggal muda itu luar biasa bahaya lho. Karena tanpa disadari, hal tersebut bisa menggagalkan impian kita di masa depan. Impian itu apa aja bentuknya, sebut saja seperti ingin nabung beli rumah, nabung buat biaya pendidikan anak, atau membeli aset lainnya.

Buat kamu yang gak ingin tekor di tanggal muda karena tergoda oleh promo tersebut, maka lakukan saja hal ini demi masa depan yang lebih cerah. 

1. Nabung saham perbankan

Kinerja saham di Bulan Agustus 2019 terlihat agak menurun. Isu perang dagang dan beberapa sentimen negatif dari dalam negeri tampaknya membuat saham-saham perbankan mengalami penurunan.

Daripada memburu diskon di mall, kenapa gak memburu diskon di pasar modal saja? Harga saham bank BUMN itu lagi pada didiskon lho. Konon, kabar mengenai pergantian direksi bank-bank plat merah itulah salah satu faktor yang bikin investor panik.

2. Nikmati promo gajian untuk investasi P2P lending

Investasi ini tentunya bisa jadi alternatif investasi yang bisa kamu pilih untuk menggantikan investasi deposito. 

Investasi digital ini bisa memberikan keuntungan hingga 20 persen per tahun lho. Jumlah ini jauh lebih besar bila dibandingkan dengan deposito yang return-nya hanya 5 persenan. Belum lagi, investasi P2P lending bisa dimulai dari bujet Rp 100 ribuan dan uangnya bisa dicairkan kapanpun.

Akan tetapi, memilih situs P2P lending gak boleh sembarangan lho. Carilah yang sudah diawasi dan melewati regulatory sandbox Otoritas Jasa Keamanan. 

3. Tanggal muda, langsung bujeting

Daripada duit kepake buat hal-hal yang kurang atau gak nggenah, maka lebih baik lakukan bujeting saat ini juga agar pengeluaranmu terkontrol.

Melakukan bujeting di awal waktu juga bisa membantumu dalam mengontrol pengeluaran yang berkaitan dengan gaya hidup lho.

Lima cara itu antara lain adalah sistem amplop, 50/20/30, 60/20/20, 50/30/20, dan sistem zero bujeting. Kalau belum paham maksudnya, silahkan googling artikel soal ini ya. 

3 Produk Perbankan Ini Paling Banyak Digunakan Orang!

uang-online
Uang Online

Bank tidak hanya menawarkan fasilitas menyimpan pundi-pundi kekayaanmu dengan aman, tapi juga memberikan beberapa produk perbankan dengan segudang manfaat.

Secara harfiah, bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan kemudian disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit serta lainnya guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

Dari sekian banyak produk perbankan yang ada, inilah beberapa produk yang paling banyak digunakan orang. Apa saja? Berikut, tiga di antaranya:

1. Tabungan

Tabungan menjadi produk perbankan yang terbanyak digunakan oleh masyarakat untuk menyimpan uang mereka dengan aman.

Tabungan juga tak hanya terdiri dari satu produk saja, tapi juga sudah banyak jenisnya. Mulai dari tabungan rencana, tabungan haji, tabungan berjangka, dan lainnya.

2. Kredit

Selain tabungan, produk kredit juga menjadi salah satu produk perbankan yang paling laris digunakan oleh masyarakat. 

Pasalnya, produk yang satu ini sangat membantu masyarakat yang ingin membeli sesuatu atau membutuhkan uang dalam jumlah besar dan dapat dibayar dalam jangka waktu tertentu.

Ketentuan tentang produk kredit bank bahkan sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998.

Setiap kredit yang ditawarkan oleh bank memiliki beberapa karakteristik yang perlu banget kamu ketahui, yaitu:

  • Jangka waktu
  • Suku bunga
  • Cara pembayaran
  • Jaminan
  • Biaya administrasi

Semua karakteristik tersebut memang dibuat guna memaksimalkan manfaat yang bisa kamu nikmati dari produk perbankan satu ini.

3. Deposito

Deposito tetap menjadi primadona yang banyak dipilih orang sebagai investasi. Terutama, bagi para ibu rumah tangga yang masih takut berinvestasi saham maupun reksa dana.

Deposito merupakan salah satu produk simpanan perbankan yang memiliki jangka waktu penyimpanan. Selain itu, bunga yang ditawarkan deposito relatif lebih tinggi ketimbang tabungan biasa. Namun, ada penaliti jika kamu mencairkan deposito sebelum jatuh tempo.

Berikut, rumus perhitungan bunga deposito:

  • Keuntungan bunga = suku bunga x nominal uang deposito x hari / 365
  • Pajak deposito = biaya pajak x bunga deposito
  • Pendapatan bersih = jumlah investasi + (bunga deposito – pajak)

Umumnya, orang memilih deposito untuk mengamankan uangnya karena takut terpakai. Lagipula, kalau disimpan di tabungan biasa, selain berisiko bisa terpakai juga akan terpotong biaya administrasi bulanan. Dengan deposito, uang kamu juga akan semakin bertambah meski bunganya tak terlalu besar.